Menua

Standard

engkau yang menua
lengkung matamu tak lagi sekencang dulu
semburat hitam tanda lelah terpancar disana
bola matamu yang selalu tampak merah minta diistirahatkan

kau yang membangunkan aku dari setiap mimpi buruk
membantu melupakan si bunga malam yang datang tanpa diharapkan
kau membuat segalanya tampak nyaman
senyaman rumah yang tak henti kau rapikan
kau yang membuat segalanya terihat lebih mudah
meski tak semudah mengatakan “aku pasti bisa”

aku suka bibirmu yang kau poles tiap pagi hingga merah
menutup kerut yang juga muncul disana
bibir yang tiap pagi menhantarkan aku dengan senyum
dengan dua kecupan dipipi kiri dan kananku

ingin rasanya membagi lelahku padamu
namun aku sadar lelah yang kau pikul jauh lebih berat dari milikku
aku tahu betul bahwa kadang kau merasa tak lagi sanggup
terlalu berat dan menyesakan

kau harus tau apa yang aku impikan hingga kini
aku ingin terus hidup bersama dan selalu atas bimbingan serta restumu
aku ingin kau tahu bahwa perjuanganku aku lakukan untukmu
aku ingin kau lihat dengan mata kepalamu sendiri bahwa aku bisa
aku yang akan melanjutkan perjuanganmu
aku yang akan melakukan segala hal yang kau belum sempat kau lakukan dulu
aku yang akan melayanimu kelak dihari saat kau tak lagi mampu melakukannya sendiri
aku yang akan melaksanakannya dengan segenap cinta tanpa kau minta
aku, aku anakmu yang berjanji pada diriku sendiri akan melakukan segala yang ku bisa untukmu, Mama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s