TULISAN 39 : PUISI UNTUKMU

Standard

BEDA

by : me

 

pagiku…

kini pagiku tak lagi muncul dengan sambutan baiknya 

tak lagi datang dengan hangat sinar mentari paginya

tak ada lagi ucap manismu saat ia hadir

siangku…

siangku tak lagi bersahabat

kau mulai enggan menyapaku

lengkungan senyum dibibirmu pun sulit ku lihat lagi

senjaku…

parau terus membayangi senjaku

tak ada lagi senja yang kita habiskan berdua

hatiku makin terombang-ambing menanti ombak membawanya ketepian

malamku…

tak sadar kah kau bahwa aku masih disini?

aku masih menunggumu untuk sedikit saja mengenang kita

menunggumu kembali, menunggumu melangkahkan kakimu ke arahku lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s