TULISAN 22 : PUISI UNTUKMU

Standard

BELUM MATI

by : me

 

cinta yang datang tak mau pergi

walau sekejap tapi begitu kuat

begitu sepertinya berada diantara belangi

terang walaupun tertutup awan 

seakan tiada lagi yang lain

ingin kupeluk dirimu namun kau sebuah angan

menghilang dan memudar

ku nanti sebuah angan titipkan secercah harap

dirimu selalu…

lihat cinta ini, tetap berdiri meski tak lagi kokoh

ada harap yang kuselipkan disudut senyum bulan

lalu badai itu datang lagi bulan pun pergi

terdiam disini

tapi cinta belum mati

untukmu seluruh hati ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s